Mengatasi Kegendutan Pasca Nikah :-p

Pada post sebelumnya saya menulis tentang pernikahan yg bisa mbikin seseorang jadi lebih endut. Tentu ini adalah fenomena yg tidak diharapkan. Berikut ini adalah apa2 yg saya sedang dan coba untuk lakukan:

KOMUNIKASIKAN DAN BIKIN KESEPAKATAN
Begitu udah nikah, perihal komunikasi memang jadi perkara yg amat dipentingkan untuk hampir semua urusan. Begitu juga dg yg satu ini. Pada post sebelumnya kan saya sudah katakan bahwa pernikahan bisa mbikin sang istri demen masak untuk menyenangkan suami. Ketika sang istri tidak terinformasikan secara benar tentang program diet sang suami (atau sebaliknya), maka beragam jenis camilan dan makanan maknyus penggemuk badan bisa beredar di alam sekitar. Mereka yg tidak punya masalah dg kegemukan memang bisa jadi ndak paham betapa tersiksanya bila diri ini dikelilingi berbagai junk food dan makanan enak yg perusak diet πŸ™„ Burger, aslinya kayak gini

Sang pasangan harus terinformasikan dg baik tentang hal ini, hingga kemudian beberapa jenis kesepakatan bisa dimunculkan. Misal;

  • Kesepakatan terkait makanan kecil atau jajanan apa yang boleh dibeli. Misal ndak boleh beli gorengan dan apapun yg berminyak lebih dari dua kali dalam seminggu. Atau sekalian aja; ndak usah jajan sekalian
  • Kesepakatan untuk tidak nawarin tanduk (nambah nasi dan lauk) di waktu makan malam. Atau sekalian aja; ndak perlu ada makan malam. Cukup minum energen atau susu kedelai yg mengenyangkan.
  • Kesepakatan untuk mengingatkan klo2 ada makanan perusak diet di depan mata, mulai dari junk food sampe makanan kaya minyak.

SABOTASE DARI PASANGAN
Normalnya, orang yg sudah menikah sudah ndak berhasrat untuk memikat siapapun selain pasangannya. Sehingga ketika semisal saja sang istri melihat suaminya berusaha keras utk punya badan yg mantap dg six-pack ala beach boys, maka sang istri jikapun ndak curiga, dia lebih cenderung kurang merasa suka. Sang istri ndak pengen suaminya secara sengaja atau tidak membuat perempuan lain terpikat. Dan perihal ini bisa menimbulkan penolakan atau bahkan sabotase dari sang istri.

Dengan mbikin suami jadi endut dan kurang menarik, sang istri akan merasa lebih terbebas dari persaingan dg perempuan lain. Ini juga berarti bahwa ketika sang istri sendiri juga punya masalah dengan berat badan, maka dia jadi tidak merasa wajib untuk mengatasinya. Jikapun dia ndak punya masalah dg berat badan, maka dia akan merasa bisa loss ketika makan dan juga ndak perlu takut kehilangan pasangan ketika dia juga jadi ikutan endut.

Hadoh, kenapa istri mulu yang jadi kambing hitam :mrgreen:

Perihal ini tidak berlaku sebaliknya saya kira. Kebanyakan pria sepertinya akan lebih memilih istrinya selalu tampak bahenol, dan cenderung susah untuk bisa dengan tulus mengatakan, “Aku suka kok klo kamu gendut, kamu jadi imut dan nggemesin bianget. Mas suka.” Tapi tentu saja ketika sang istri bilang klo suaminya jadi lucu dan nyenengin utk diliat ketika endut, itu bukan melulu krn sang istri pengen mensabotase program diet sang suami. Melainkan krn sang istri memang pengen menjaga perasaan suaminya. Perempuan emg hebat kok klo menjaga perasaan orang lain πŸ˜›

Nah, lantas bicara tentang program diet ini, tentu kita telah pahami bahwa dampak positif yg lebih besar ketimbang penampilan adalah peningkatan kualitas vitalitas dan kesehatan diri. Maka perihal itu lah yang sebaiknya kita pentingkan dan kita promosikan ke pasangan.
Berani makan nemo the fish, makanan sehat lho
OLAHRAGA BARENG PASANGAN
Berolahraga adalah salah satu cara terbaik untuk weight loss dan menjaga kesehatan, tapi banyak orang yg berkendala dalam menjaga motivasi. Nah, ketika sudah menikah, akan bagus klo Anda ngajak pasangan berolahraga. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat mutung/dropout dari pasangan menikah yang berolahraga bersama selama setahun hanyalah enam persen. Bandingkan dg 43 persen dari mereka yg berolahraga scr sendirian. Ini berdasarkan Journal of Sports Medicine and Physical Fitness.

Dan jangan, jangan hanya mengandalkan ‘aktivitas asyik’ bersama pasangan sbg olahraga satu2nya :mrgreen:. Dan juga jangan berolahraga semata untuk peningkatan performa aktivitas asyik bersama pasangan πŸ˜› . Sesungguhnya olahraga punya dampak positif yg lebih dari sekedar itu.

Lantas gimana klo pasangan ndak mau diajak olahraga bareng. Ya sudah, gitu itu namanya apes ajak aja temen2 kantor atau kuliah dulu. Bikin acara olahraga bareng seminggu sekali atau dua kali.

Getting married doesn’t exactly make you fat!! What makes you fat is if you over eat and don’t do anything!

Pernikahan ndak sebaiknya jadi kambing hitam atas peningkatan lingkar perut. Sudah bisa dipastikan, pernikahan menjadikan kita memiliki kebiasaan2 baru sebagai bentuk kompromi dan juga pembelajaran diri. Alangkah baiknya jika gaya hidup sehat jadi salah satu kebiasaan yg ditumbuhkan dan dipelihara bersama pasangan.

Anda punya tips lain? πŸ˜›

banner ad

15 Responses to “Mengatasi Kegendutan Pasca Nikah :-p”

  1. Kiki Ahmadi says:

    pertamax mas guntar…yang perlu diceermati juga mas.mahasiswa IT juga kayaknya ada kecenderungan bwat lebih melar deh mas…*curhat pribadi*hehehehehehe

    Kiki Ahmadi’s last blog post..Congrats: Bu iin jadi developer JOOMLA! Selamat ya bu!

  2. Aku akan anjurkan istriku membaca artikel ini.  Terima  kasih  sudah  membuka  peluang  untuk  menyampaikan soal yang sensitif ini tanpa mengganggu stabilitas domestik hehehe….salam  kenalRMhttp://ayomerdeka.wordpress.com/

  3. what a good article,Mr.Guntar! (it’s so long time since I met Mr.Super Guntar at last).
    Getting married make you fat? I think I got a worse case. I was already become fat since graduated from college and got job. Then get more after married,hiks…
    Anyway,getting married is so great and beautiful part of life,no matter it makes you fat or not πŸ™‚

  4. iyud says:

    sepakat mas, komunikasi mmg penting!!!!ada jg yg mengatakan bahwa komunikasi itu seni, mengingat pada dasarnya bahasa itu hanyalah sebuah instrumen yg diciptakan manusia, ia blm tentu dapat mewakili / merepresentasikan secara benar apa yg ada d hati. gampang2 susah.    Saya ada sekidit cerita mas seputar menurunkan nafsu makan. Alkisah, iyud dilahirkan sebagai seorang bayi yg sehat (baca gemuk). Karena saking gemuknya, sang ibu khawatir anaknya ini bakal obesitas. Untuk itu, sang ibu memberi iyud kecil air jeruk (entah ini ilmu dari mana), yang ahirnya sejak saat itu iyud kecil ‘sukses’ kehilangan nafsu makannya, sampai sekarang!Buah simalakama, sang ibu ahirnya harus selalu direpotkan  oleh  iyud untuk urusan makan.               Mungkin air jeruk bisa membantu (mungkin lo ya), dan sangat tidak disarankan untuk diberikan kepada guntar jr nantinya.

  5. Akhmad Guntar says:

    Kiki Ahmadi:
    Bener tuh. Knapa coba? krn tabiat mhs IT yg berlama2 nongkrong di depan kompie. Blum lagi klo ketambahan ngemil dan olahraganya cuma lari2 di CS mulu :mrgreen:

    Robert Manurung:
    Klo istri mbaca ini ya perlu dipahamkan bhw kita bukan bermaksud mengkambinghitamkan dia. Istri juga punya perspektif yg bisa memperkaya gagasan dlm posting saya ini πŸ™‚

    Subagyo Teguh:
    Ini Subagyo Magetan itu ya. Nice meeting you here πŸ˜›
    Mbayangin kamu tambah gendut mbikin mau ketawa aja. Inget lho, jangan sampe perut maju mendahului karier :mrgreen:

    Iyud:
    Dalem banget komen ttg komunikasinya πŸ™‚ . Ttg air jeruk, itu perlu dicoba tuh ya buat aku sendiri dan istri. tapi klo kebabasan bisa gawat, ntar mertua bisa protes ngirain anaknya ndak di-openi. Ini wawasan yg bermanfaat. Sebaiknya emg ndak diterapkan ke anak kecil.

  6. peremuk says:

    wah, bagi saya sebenarnya susah untuk mengkorelasikan antara pernikahan dengan semakin gendut=), akan lebih mudah untuk mengkaitkan antara semakin gendut dengan perasaan nyaman dan nikmat yang berlebih =)

  7. almascatie says:

    waks kok baru aku diskusikan sama mba hanna yah hahahhaha*simpen buat masa depan*

    almascatie’s last blog post..Mutiply Riwayatmu Kini

  8. rara says:

    tapi sushi itu kliatan enak kok..*sushi lover mode on

  9. mm menurut pandangan psikologi, ada benernya juga tuh sang istri akan merasa aman dgn keadaan suaminya yg tampak jelek di mata wanita lain..:d  hehehe secara akan membiarkan saja sang suami makmur dgn keadaan chubbynya πŸ˜› pak gun sama, emang bner2 makmur ya sekrg :d

  10. kamal says:

    gambar2nya lucu juga, bikin sendiri apa gimana?

    kamal’s last blog post..Bagaimana menumbuhkan jiwa entrepreneurship

  11. tantan says:

    orang IT olahraganya maen game πŸ˜† dan orang IT juga susah buanget tuk olahraga. btw, aq jarang banget olahraga tapi kok gak gendut πŸ™ – πŸ™‚

  12. Akhuna says:

    perasaan, perut pak guntar sudah endut sejak sebelum nikah kok πŸ˜€ hehe. no heart feeling ya..

    Akhuna’s last blog post..Percobaan Menggunakan w.bloggar

  13. Akhmad Guntar says:

    peremuk:
    Wah, klo perasaan nyaman dan nikmat berlebih mbikin kita jadi endut, gawat dong :mrgreen:
    Ndak kok, sebenernya bukan perkara nikahnya. Masalahnya adalah karena ada perubahan pola makan dan aktivitas setelah pernikahan.

    rara:
    Sushi memang enak. tapi klo sushi nemo gitu …. πŸ™„

    syaniaahoo:
    Waduh… saya perlu kasih pemberitahuan dan disclaimer nih pada calon Syania nanti: siap2 dibikin gendut ama sang istri :mrgreen:

    kamal:
    ndak, Mas. Gambarnya ndak mbikin, cuman konteksnya aja yang dibikin sendiri πŸ˜‰

    Tantan:
    Orang IT tu olahraganya CS atau minimal pikachu volleyball. Gawat deh :mrgreen:

    Akhuna:
    Sebelum nikah udah gendut? …. well…. gimana ya …. :mrgreen:

  14. aLe says:

    lha aLe blm nikah aja uda gendut neh πŸ˜€

    aLe’s last blog post..aLix.Wijaya.Web.id – itulah bedanya Mimpi dgn Impian

  15. fikri says:

    iya niy..biasanya orang yang sudah menikah pasti langsung makmur..hehehe…

    wah kudu jaga2 niy klo ntar udan nikah..

    fikris last blog post..Deception

Trackbacks/Pingbacks

  1. Kegendutan…siapa takuut =) at Knowledge, Business and Happiness - [...] tulisan sahabat tentang fenomena kegendutan setelah menikah, saya jadi ingin nimbrung [...]
  2. knowledge, business and happiness » Blog Archive » Kegendutan?siapa takuut =) - [...] =) Written by yuswono on January 27, 2008 – 7:29 pm Membaca tulisan sahabat tentang fenomena kegendutan setelah menikah,…
  3. 3 Aturan Dasar untuk Membentuk Pola Makan Sehat | AkhmadGuntar dot com - [...] posting ttg makan sehat, tapi sepertinya kok masih terpengaruh ama mengatasi kegendutan pasca nikah ya )…

Leave a Reply