Loloskan Proyek dg Pendekatan Emosi

Orang cenderung membuat penilaian dan pilihan berdasarkan pada emosi dan kemudian menggunakan pembenaran atas penilaian2 itu dengan argumen2 logis. Hal yang sama berlaku ketika mengajukan proyek ke sebuah corporate.

Value yang perlu kita sentuh adalah value emosional; misal kebutuhan dalam melakukan hal yang benar, kebutuhan akan perasaan aman dan semacamnya. Ndak usah banyak bicara tentang fitur, karena yg pasti client akan tertarik klo produk yang kita jual membuat pekerjaan jadi mudah, mengurangi sakit kepala dan menghindarkan/menyelamatkan dari risiko2 potensial.

Hubungan yang baik & menyenangkan dengan client pun termasuk jurus meloloskan proyek. Hal ini akan membuat orang merasa aman untuk berbisnis dengan kita. Lalu juga persepsi atas produk itu sendiri, haruslah terkesan bahwa produk kita bisa membuat client tampak hebat, dan bahwa produk itu terlihat bagus bagi kebanyakan orang.

Ini semua bicara tentang emosi, bukan tentang aspek logis keampuhan fitur produk.

Dan jangan juga terlalu khawatir menghadapi client. Client tidaklah selalu benar kok.

banner ad

One Response to “Loloskan Proyek dg Pendekatan Emosi”

  1. supriyanto says:

    mAS gUNTAR yTH. SAYA PENGOLEKSI KASET-KASET PRODUK TRUSCO, MOHON DINFORMASIKAN TERBITAN-TERBITAN TERBARY TRUSTO DAN SAYA INGIN MEMBELI VIA POS.

Leave a Reply to supriyanto Cancel reply