Kedisiplinan Konsentrasi Michael Jordan

MikeDi dunia olahraga, warisan Michael Jordan begitu besar, sampai melampaui batas2 konteks olahraga. Jordan telah mengubah sikap banyak atlet modern. Dia ingin punya pengaruh positif thd pemain masa kini & akan datang. Namun dia mengkhawatirkan dominansi uang terhadap olahraga. Dia akui bahwa uang memang merupakan bagian darinya, tapi dia tidak pernah memperkenankan uang mendikte gaya bermainnya. Dia lebih suka dikenang karena cara bermainnya, bukan karena iklan yang dibawakannya.


Salah satu kekuatan terbesar Jordan adalah kemampuannya dalam berfokus; untuk berkonsentrasi penuh, untuk menyingkirkan segala hal selain yang perlu dia lakukan saat itu.

Kemampuan berfokus & konsentrasi inilah yang membawa dia selangkah lebih maju setiap hari. Dia tidak bisa menoleransi kehilangan konsentrasi -baik itu dari rekan tim, pelatih, atau dari siapapun. Dia amat mengetahui akibat, bahkan bahaya dari terpecahnya fokus. Dan dia hampir2 tidak mau menonton acara televisi atau siaran radio apapun selama akan bertanding agar dia bisa menjaga konsentrasinya.

Bahkan, dia menganggap dorongan bersaing dengan orang lain juga bisa mengganggu kemampuannya dalam berfokus. Makanya itu, dia lebih suka bersaing dengan dirinya sendiri.

Ada satu trik menarik agar Jordan tetap bisa berfokus. Dia memiliki rutinitas khusus yang tidak pernah dilewatinya, aktivitas2 kecil maupun besar. Dia tidak pernah terlambat, dia selalu datang lebih awal. Dia selalu mengenakan kaus kaki dengan cara yang sama setiap hari, lalu mengenakan sepatunya dengan cara yang juga sama setiap hari. Segalanya harus selalu sama. Bahkan dia pernah memarahi wartawan karena tidak mewancarainya sebelum bertanding, suatu formalitas ‘ritual’ yang biasa dilakukannya setiap sebelum akan bertanding.

Dengan memiliki aktivitas yang dirutinkan, sampai pada perihal yang kecil, dirinya mjd lebih bisa terfokus utk lakukan hal2 yang penting.

Kalo kita mengejar dua kelinci bersamaan, keduanya pasti akan lolos. Dan berfokus pada hal-hal di sekeliling akan mengurangi kemampuan berfokus pada perihal di depan mata.

Dari buku: How to be Like Mike

[tags]Michael Jordan, konsentrasi, fokus, disiplin[/tags]

banner ad

6 Responses to “Kedisiplinan Konsentrasi Michael Jordan”

  1. nova says:

    He’s a great man, indeed 🙂
    Saya memang berencana untuk bikin blog khusus tentang pengalaman perjalanan saya (walaupun tempat yang dikunjungi gak banyak-banyak amat..) tunggu saja ya! Soalnya kerjaan juga lagi numpuk euy.. bisa-bisa dipecat gara-gara kebanyakan blogging nya dibanding kerjanya 😀

  2. I’m a big fan of Michael Jordan. His name has become the synonym for “greatness”. We often hear people say, “He’s the Michael Jordan of…,” or, “She’s the Michael Jordan of…” when they’re admiring someone.

    He’s a great man, on and off the court. He’s the complete package… great basketball skill, great leadership, and even greater business sense… (isn’t it him who single-handedly lifted Nike from a small sporting company to what they are now?)…

    But, what is a man without any weakness? Do you know what his weaknesses are? Among them are: he is (or was?) addicted to gambling… and he can’t swim… 🙂

  3. benisuryadi says:

    kalo saya mah suka trio jordan, pippen dan si bengal waktu di bulls..
    habis itu ga ngikuting lagi dah.. =)
    Kalo kita mengejar dua kelinci bersamaan, keduanya pasti akan lolos.

    wah ini bisa dipkae dalam pacaran nie..hehhee

  4. rahma says:

    wah bagus…! cz slama ni aq orgnya krg bisa fokus! mank org sanguinis bisa fokus mas GuN2???

  5. cak rosyid says:

    Ya, betul sekali tuh kata antum soal konsentrasi. Saya bahkan merasakannya sendiri dalam olahraga yang saya gemari. Meski sekadar amatiran dan bukan profesional kayak Jordan.Dengan konsentrasi penuh selama bertanding, saya bisa mengeksploitasikemampuan saya lebih optimal, bahkan sampai 100 %. Sebaliknya, kalau tidak konsentrasi performa saya jadi kurang optimal. Silakan lihat tulisan saya terkait hal ini di: http://abdurrosyid.wordpress.com/2008/03/11/fokus-dan-semangat-kunci-performa-puncak/

  6. ninis says:

    i only want say to jordan come on you is a good boy in basket ball player… i like basket

Trackbacks/Pingbacks

  1. Bintang Tauladan ! » Blog Archive » “Bukan.Kita ni Entrepreneur,Bukan Karyawan.” - [...] Konsep yang terkesan teoritis di atas sebisa mungkin kami bangun setiap harinya; dg kerja bakti kotor2 bareng (trmsk direktur),…
  2. Menemukan -Bukan Membuat- Pilihan Karir | AkhmadGuntar dot com - [...] semua orang bisa menjadi Michael Jordan ataupun J.K. Rowling. Karena mereka berdua memiliki talenta alami yang menjadi leverage atas…
  3. Kenapa Berbisnis Atas Dasar Hobi Tidak Sebegitu Mudahnya? | AkhmadGuntar dot com - [...] kuliah atau bahkan sejak SMA) sudah menemukan arahan hidup mereka. Tidak semua dari kita seperti Michael Jordan, Tiger Wood…
  4. Bagaimana Agar Bisa Jadi Ahli di Bidang Apapun | AkhmadGuntar dot com - [...] bergaya fast food ini, kita sering disuguhi cerita tentang betapa seseorang bisa menjadi seperti Michael Jordan dalam dua bulan,…

Leave a Reply